10 Kematian Jagoan Paling Tragis

Semakin kesini dunia perfilman khususnya film Superheroes semakin menarik. Sangat berbeda saat awal 90-an dulu, dimana karakter jagoan selalu menang, nggak pernah mati dan berakhir bahagia. Saat ini banyak film-film yang pada prosesnya si Jagoan atau karakter utama-nya mati bahkan kadang kematian mereka dibuat begitu tragis yang membuat para penggemarnya pilu. Berikut sejumlah kematian ‘jagoan’ paling menyedihkan yang pernah ada di layar lebar:

Superman (Batman v Superman)

Kematian Superman memang udah diduga ketika diumumkan bahwa villain dari film Batman v Superman (2016) adalah Doomsday. Namun, momen saat Doomsday menusukkan bagian tubuhnya yang tajam ke dada Superman dan akhirnya membunuh sang Superhero, banyak penggemar setia Superman yang sedih bahkan sampai menangis.Tewasnya Superman juga menjadi sebuah tanda matinya simbol harapan bagi umat manusia. Meskipun memang, pada akhirnya Superman hidup lagi dalam film Justice League (2017).

Baymax (Big Hero 6)

Hubungan antara anak kecil jenius bernama Hiro Hamada dengan Baymax si robot medis yang lucu memang sangat erat sepanjang filmnya berjalan. Makanya, adegan di mana Baymax mengorbankan dirinya agar Hiro bisa selamat dari dimensi lain menjadi salah satu kematian superhero yang tragis.Momen ketika Hiro harus mengatakan bahwa dia puas dengan pelayanan sang robot putih agar dapat diluncurkan kembali ke Bumi, dinilai sukses membuat penontonnya patah hati

Professor X (Logan)

Charle Xavier alias Professor X memang udah pernah tewas sebelumnya dalam X-Men: The Last Stand. Akan tetapi, kematiannya pada film Logan (2017) tetaplah yang paling menyayat hati. Sebab, karakter yang diperankan oleh Sir Patrick Stewart ini tewas ketika dia berpikir bahwa dia sedang berbicara dengan sahabat lamanya, Logan. Namun, nyatanya orang yang ada di ruangan tersebut adalah kloningan Logan bernamakan X-24 yang kemudian membunuhnya dengan keji.

Groot (Guardians of the Galaxy)

Film Guardians of the Galaxy (2014) bisa dibilang merupakan sebuah film superhero yang mengedepankan unsur komedi di dalamnya. Akan tetapi, film garapan James Gunn tersebut juga turut menyajikan sebuah adegan tragis saat Groot mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan anggota Guardians yang lain. Kata-kata “We are Groot” pun menambah suasana menjadi lebih haru sebelum akhirnya pesawat yang mereka naiki menabrak tanah.

Big-Daddy (Kick-Ass)

Tewasnya Big-Daddy yang diperankan oleh Nicholas Cage ini bisa dibilang menjadi salah satu kematian paling menyayat hati sekaligus menjadi adegan paling ikonik dalam film Kick-Ass (2010). Pasalnya, meskipun merasa kesakitan akibat sedang dibakar, Big-Daddy masih sempat memberikan pelajaran kepada Hit Girl, anaknya yang mencoba menyelamatkan. Sayangnya, karena lukanya yang terlalu parah, nyawa Big-Daddy pun tidak dapat terselamatkan.

Yondu (Guardians of the Galaxy Vol. 2)

Pada film pertamanya, Yondu digambarkan sebagai sesosok alien berwarna biru yang terkesan antagonis karena sudah menculik Peter Quill alias Star-Lord dari Bumi. Namun, akhirnya pada film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) terungkap bahwa Yondu bermaksud untuk menyelamatkan Quill dari ayah kandungnya yang ternyata jahat.Karakter yang diperankan Michael Rooker ini pun tidak tanggung-tanggung untuk mengorbankan nyawanya agar Quill yang sudah dianggap anaknya tersebut bisa selamat saat planet Ego meledak.

Rorschach (Watchmen)

Rorschach bisa dibilang menjadi karakter jagoan berwatak keras terfavorit dari seluruh anggota Watchmen (2009). Bagaimana tidak? Sampai akhir hayatnya ketika tubuhnya dihancurkan oleh rekan setimnya, Dr. Manhattan, Rorschach masih berpegang teguh pada prinsip kepahlawanannya.Selain itu, teriakan dari Owl Man yang diperankan Patrick Wilson saat Rorschach hancur lebur menambah unsur dramatis dari kematian temannya tersebut.

Gamora (Avengers: Infinity War)

Sepanjang perjalanan Marvel Cinematic Universe, kematian Gamora sejauh ini menjadi salah satu yang paling tragis dan sangat mengejutkan bagi para penggemar. Masalahnya, karakter jagoan tersebut tewas karena dibunuh oleh Thanos sebagai bentuk pengorbanan untuk mendapatkan Soul Stone.Hal yang membuat kematiannya makin tragis adalah sebenarnya Thanos mencintai Gamora sebagai seorang anak dan enggak benar-benar mau untuk membunuhnya.

Jean Grey (X-Men: The Last Stand)

Jean Grey merupakan salah satu karakter mutan terkuat yang pernah diciptakan. Namun, karakter ciptaan Stan Lee dan Jack Kirby ini juga mempunyai alter ego jahat bernama Dark Phoenix yang tidak segan-segan membunuh semua makhluk hidup.Hal ini yang terjadi di X-Men: The Last Stand (2006) sehingga membuat mantan kekasihnya, Wolverine, harus membunuh Jean Grey meskipun masih mencintainya, agar Jean tidak membunuh lebih banyak lagi orang yang tidak bersalah.

Wolverine (Logan)

Kemampuan menyembuhkan diri yang dimiliki Logan membuat dirinya seolah-olah merupakan manusia yang abadi. Sayangnya, kemampuan tersebut enggak dimiliki lagi oleh sang Wolverine dalam film Logan (2017) yang membuat dirinya dapat dibunuh oleh X-24.Adegan terakhir ketika Laura memegang tangan sang karakter jagoan tersebut pada saat-saat terakhirnya menambah momen keharuan pada film terakhir Hugh Jackman sebagai Wolverine ini.

Nah dari daftar diatas kira-kira mana menurut kalian yang bener-bener tragis?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *