5 Film Indonesia yang Tayang di Luar Negeri dan Mendapatkan Banyak Pujian

Film adalah karya seni yang membutuhkan effort besar dalam pembuatannya. Sama seperti film Hollywood yang tayang di seluruh dunia, Indonesia juga memimpikan itu. Para sineas tanah air mengupayakan agar film buatan Indonesia bisa tayang di luar negeri. Nah, berikut inilah 5 film Indonesia yang tayang di luar negeri dan mendapatkan banyak pujian, 5 Film Indonesia yang Tayang di Luar Negeri dan Mendapatkan Banyak Pujian.

1. Ziarah

Film Indonesia yang tayang di luar negeri dan mendapatkan pujian dalam urutan pertama adalah Ziarah. Film ini menceritakan perjalanan kehidupan mbah Sri yang diperankan oleh petani asli Gunungkidul berusia 95 tahun. Kehidupan yang diperlihatkan adalah kehidupan desa Gunungkidul yang berbeda sekali dengan kehidupan di perkotaan.

Film dari sineas BW Purbanegara ini berhasil tayang di luar negeri, bahkan sempai memenangkan beberapa penghargaan. Ziarah memenangkan ajang Salamindanaw Film Festival 2016 di Filipina sebagai Film Terbaik. Tak hanya itu, Ziarah juga memenangkan dua penghargaan di Asean International Film Awards (AIFFA) di tahun 2017.

2. Lovely Man

Film Indonesia yang tayang di luar negeri dan mendapatkan pujian ini cukup terkenal di Jepang. Lovely Man disebut-sebut sebagai salah satu film asal Asia yang berkualitas. Ceritanya cukup berani dengan menghubungkan kehidupan waria dengan Agama Islam. Sang sineas, Teddy Soeriaatmadja berhasil membawa filmnya masuk ke nominasi dalam Osaka Asian Film Festival di Jepang. Penghargaan yang berhasil didapatkan Lovely Man adalah Best Actor untuk Donny Damara dalam Asian Film Award dan Best Director dan Best Film dalam Palm SpringFilm Festival di Amerika.

3. About A Woman

Film Indonesia yang tayang di luar negeri dan mendapatkan pujian selanjutnya lagi-lagi berasal dari sineas Teddy Soeriaatmadja. About A Woman sendiri merupakan film yang mengusung tema seksualitas, agama, dan kemunafikan. About A Womanbercerita tentang kehidupan seorang janda paruh baya yang merasa kesepian. Sang anak yang merasa kasihan kemudian mengutus Abi untuk mengurus ibunya. Abi yang baru lulus SMA lambat laun merasa jatuh cinta pada wanita yang lebih cocok dianggap sebagai ibunya.

Film yang menyinggung tentang ikatan kasih sayang beda usia ini mendapatkan apresiasi yang sangat bagus dan ditayangkan di World Premiere di Singapore International Film Festival di tahun 2014.

4. The Sun, The Moon And The Hurricane

Film Indonesia yang tayang di luar negeri berikutnya yakni The Sun, The Moon And The Hurricane. Film ini bercerita tentang Rain yang merasa gelisah di awal usia 30-an. Lambat laun, Rain menyadari bahwa selama ini hidupnya terasa kosong karena kehilangan sahabatnya, Kris. Meski sebenarnya Rain menyadari selama ini ia memiliki “rasa” pada Kris, tetapi perasaan terlarangnya itu berhasil ia tahan.

Keputusan Rain membuatnya menyesal karena tak berselang lama ia menerima undangan pernikahan Kris dengan seorang gadis Bali. Film yang ditayangkan di Jogja-Netpac Asian Film Festival 2014 ini berhasil meraih penghargaan Official Selection dan nominasi sutradara baru terbaik di Vancouver International Film Festival 2014.

5. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Film Indonesia yang tayang di luar negeri berikutnya dalam urutan terakhir adalah Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak. Dalam film ini, Loopers akan dikenalkan dengan kehidupan di Sumba, Nusa Tenggara Timu (NTT). Kehidupan peran utama dalam film ini sangat miris karena Marlina mengalami perampokan dan pemerkosaan. Padahal hidupnya saja sudah cukup berat karena kondisinya yang miskin.

Baca Juga : review film dillan 1991

Namun, storytelling dalam film ini bisa ditampilkan dengan sangat cerdas, hingga mampu memenangkan berbagai penghargaan. Marsha Timothy dinobatkan sebagai aktris terbaik dalam Sitges International Fantastic Film Festival. Dari segi keunikan, film garapan sineas Mouly Surya ini mendapatkan penghargaan sebagai Best Screenplay di Festival International du Film de Femmes de Sale (FIFFS) ke-11 di Moroko. Penghargaan juga diberikan oleh The Q Cinema Festival di Filipina sebagai Asian NestWave.

Itulah film Indonesia yang tayang di luar negeri dan mendapatkan banyak pujian. Kira-kira yang mana sudah kamu tonton? Tulis di kolom komentar ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.