8 Film Animasi Terbaik Non-Hollywood

Jika selama ini yang kita tahu dominasi film-film animasi ada di tangan Hollywood dengan studio-studio besarnya, seperti Disney dan Dreamworks, sebenarnya perfilman negara-negara lain pun memiliki film-film animasi yang bisa bersaing dalam masalah kualitas. Meski memang penuturan dan visualisasinya sangat jauh berbeda dengan produksi Hollywood, tetapi mereka memiliki ciri khas tersendiri yang tidak bisa ditiru oleh Hollywood sekalipun.

Berikut ini adalah 8 film animasi
terbaik non- Hollywood!

Baca juga : Alien, Pelopor Film Scifi Masa Kini!

1. My Neighbor Totoro

Studio Ghibli merilis film karya Hayao Miyazaki yang memperkenalkan karakter roh kayu bernama Totoro pada tahun 1988. Karakter yang segera menjadi iconic dan sering muncul dalam film-film karya Miyazaki di kemudian hari ini, membawa My Neighbor Totoro meraih banyak penghargaan di beberapa festival film dunia, salah satunya adalah Animage Anime Grand PrixPrize. Di tahun 2006, Disney merilis versi dubbing dalam bahasa Inggrisnya untuk pasar Amerika dan sukses besar, membuktikan bahwa My Neighbor Totoro tidak lekang oleh waktu.

2. Grave of The Fireflies

Film berikutnya yang juga merupakan produksi Studio Ghibli ini adalah adaptasi dari cerita pendek semi-autobiografi karya Akiyuki Nosaka. Mengambil setting di kota Kobe, Grave of The Fireflies menceritakan tentang dua kakak-adik, Seita dan Setsuko, dan perjuangan mereka yang nyaris putus asa untuk selamat selama bulan-bulan terakhir Perang Dunia II. Kritikus film senior, Roger Ebert, memuji Grave of The Fireflies dan menganggapnya sebagai salah satu film terbaik tentang perang, meski dalam bentuk animasi.

3. Akira

Film yang merupakan adaptasi dari manga karya Katsuhiro Otomo ini mengambil seting di dunia dystopian Tokyo pada tahun 2019. Kisahnya bercerita tentang seorang pemimpin geng motor yang harus menghentikan temannya agar tidak menggunakan kekuatan superpower yang baru didapatnya untuk melepaskan esper gila yang lepas dari laboratorium. Akira sudah menjadi cult classicdengan banyak fans-nya dan dianggap sebagai salah satu film animasi dengan visualisasi terbaik yang kemudian banyak menginspirasi dunia animasi pada umumnya.

4. Ghost In The Shell

Satu lagi film asal Jepang yang merupakan adaptasi dari manga karya Masamune Shirow yang dianggap sebagai salah satu film anime terbaik hingga saat ini. Tema fiksi ilmiah dengan balutan filosofi yang cukup kental ini menampilkan cerita yang rumit penuh intrik dan misteri, tetapi mampu menginspirasi banyak sineas, salah satunya adalah Wachowski Bersaudara yang mencoba menampilkan salah satu elemennya dalam film The Matrix (1999). Di tahun 2017, versi live-action produksi Hollywood dirilis dengan aktris Scarlett Johansson sebagai tokoh utamanya.

Baca juga : One Cut Of The Dead akan Di Remake

5. Princess Monokoke

Hayao Miyazaki kembali membesut sebuah film yang bagus, kali ini dengan genre kolosal yang berdasarkan sejarah akhir zaman Muromachi sekitar tahun 1336-1573, dan tentu saja dibalut dengan unsur fantasi yang cukup proporsional.

Film animasi terbaik non- Hollywoodini menjadi box-office di Jepang hingga dikalahkan oleh Titanic (1997) dan merupakan film animasi terlaris hingga munculnya Spirited Away (2001). Nuansanya sedikit lebih kelam dan banyak mengumbar adegan kekerasan.

6. Spirited Away

Inilah pencapaian terbaik Studio Ghibli di dunia animasi. Sebuah kisah fantasi yang mampu menggugah imajinasi dan motivasi penonton dengan kisahnya yang penuh filosofi ditampilkan dengan visualisasi yang mampu memukau mata, meski hanya animasi hasil hand drawn.

Selain sukses secara komersial di Jepang sebagai film terlaris sepanjang masa, karya Hayao Miyazaki yang kisahnya terinspirasi dari cerita anak seorang rekannya ini berhasil meraih Oscar sebagai Best Animated Feature. Lewat distribusi Disney, film ini pun sukses dalam peredarannya di Amerika.

7. Persepolis

Geliat animasi Jepang dalam persaingan dominasi di dunia ternyata juga membangkitkan perfilman animasi di benua Eropa. Film karya Marjane Satrapi yang berdasarkan novel bergambar karyanya juga, adalah produksi bersama antara Prancis dan Iran, yang menceritakan pengalaman masa remaja Satrapi di Iran yang bersinggungan dengan agama, politik, pergaulan dan berbagai aspek lainnya pada masa Revolusi Iran.

Meski dibuat dengan sketsa hitam-putih, tetapi dengan cerita dan penuturannya yang unik, penonton tidak akan dibuat bosan dengan film animasi non- Hollywood terbaik yang tidak boleh tayang di Iran ini.

8. Mary and Max

Film produksi Australia ini hanya bermodalkan kecil dan berhasil meraih cukup keuntungan pada saat peredarannya di bioskop-bioskop dunia pada saat itu. Film animasi
terbaik non- Hollywood dengan gaya stop-motion ini menampilkan Philip Seymour-Hoffman dan Toni Collette sebagai pengisi suara yang mampu menyihir penonton dengan rangkaian cerita dan visualisasi yang unik.

Respon positif banyak diberikan kepada film animasi terbaik non- Hollywood yang pertama kali diputar di Cannes Film Festival ini.

Well, itulah 8 film animasi non- Hollywood terbaik yang pernah dibuat. Adakah favorit kamu? Tuliskan di kolom komentar ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.