Film Bertema Kanibalisme Terbaik

Film Bertema Kanibalisme Terbaik – Sejarah dunia dipenuhi dengan banyak sekali cerita tentang kejadian manusia pemakan manusia (Kanibalisme). Entah itu kisah penduduk suku pedalaman yang melakukan kanibalisme karena kebiasaan sehari-hari. Atau kisah orang-orang yang terpaksa makan daging orang lain untuk bertahan hidup.

Para sineas luar negeri lalu berlomba-lomba untuk mengabadikan ‘sejarah’ tersebut kedalam sebuah film. Berikut ini adalah daftar film-film bertema kanibalisme terbaik. (Daftar-nya tidak diurutkan berdasarkan yang terbaik)

Raw (2016)

Raw merupakan produksi Prancis-Belgia yang ditulis dan disutradarai oleh Julia Ducournau dan dibintangi oleh Garance Marillier. Plotnya mengikuti tahun pertama seorang vegetarian muda di sekolah kedokteran hewan ketika dia mencicipi daging untuk pertama kalinya.

Justine (Garance Marillier) merupakan seorang vegetarian mendaftar ke sebuah universitas dengan jurusan kedokteran. Tetapi pada saat masa orientasi mahasiswa , ia di paksa untuk memakan hati kelinci mentah. Setelah dia memakan mentah hati kelinci tersebut tiba-tiba dia menemukan dirinya penuh dengan bintik bintik merah pada kulitnya dan tiba tiba dia menjadi sangat lapar terhadap daging manusia.

The Texas Chainsaw Massacre (1974)

Sally Hardesty (Marilyn Burns), adiknya, Franklin (Paul A. Partain), dan tiga teman mereka, Jerry (Allen Danziger), Kirk (William Vail), dan Pam (Teri McMinn), tengah dalam perjalanan melintasi Texas untuk mengunjungi makam kakek Sally. Di tengah perjalanan, mereka mengangkut seorang asing yang berniat menumpang, seorang pria lusuh yang terlihat gila.

Awalnya semua baik-baik saja, sampai si penumpang ini mulai mempraktikkan keahliannya dalam memainkan pisau, dia mengiris telapak tangannya dan dengan sengaja menyayat pergelangan tangan Franklin. Karena pada akhirnya Sally dan teman-temannya sadar kalau penumpang ini sinting, mereka akhirnya mengusir-nya dari mobil dan melanjutkan perjalanan rumah tua keluarga Hardesty yang sudah lama tidak berpenghuni. Sesampainya di rumah yang dituju, Kirk dan Pam berpisah dari grup dan berakhir dengan menemukan sebuah rumah lain. Mereka disambut hangat oleh si penghuni rumah, pria bertubuh besar bertopeng kulit yang juga gila.

Baca juga : Sempat Dicekal, Film Kucumbu Tubuh Indahku (Justru) Resmi Mewakili Indonesia di Piala Oscar 2020

Cannibal Holocaust (1980)

Cannibal Holocaust adalah sebuah film horor-kanibal dan thriller Italia yang di rilis pada tahun 1980 serta di sutradarai oleh seorang Sutradara yang berasal dari Italia, Ruggero Deodato.

Seorang reporter memberitakan tentang hilangnya kru film secara misterius. Mereka adalah Alan Yates sutradara, Faye Daniels pacar Alan sekaligus sebagai scriptgirl serta Jack Anders dan Mark Tomaso yang bekerja sebagai juru kamera. Mereka terlihat berangkat dari kota terpecil Kolombia, Leticia menuju hutan di perbatasan antara Brazil dan Peru untuk mendokumentasikan keberadaaan suku-suku kanibal. Antropolog Profesor Harold Monroe di berikan tugas oleh New York University untuk mencari tahu apa yang terjadi pada kru film tersebut.

Sesampainya di Amazon, Monroe bertemu dengan Letnan Kolombia dan memperkenalkannya pada salah satu suku Yakumo yang akan dipakai sebagai sandera. Monroe juga ditunjukkan seorang pemandu bernama Chaco dan seorang pemuda bernama Miguel. Mereka bertiga pun berangkat menuju pedalaman untuk menemui suku Yacumo dan tentu saja untuk menguak hilangnya kru film yang dipimpin oleh Alan Yates itu.

Rumah Dara/ Macabre (2010)

Film ini disutradarai oleh Mo Brothers dan dibintangi oleh Shareefa Daanish dan Julie Estelle sebagai tokoh utama. Film Rumah Dara berkisah mengenai sekelompok pemuda-pemudi yang terjebak di rumah milik seorang pembunuh misterius yang bernama “Dara”.

Adjie dan Astrid adalah sepasang suami istri muda yang hendak pergi ke Sydney. Bersama dengan ketiga teman mereka yaitu Jimmie, Eko dan Alam, juga adik Adjie yang bernama Ladya, mereka berenam berencana untuk pergi ke bandara di Jakarta. Namun tidak sengaja mereka bertemu dengan seorang perempuan bernama Maya yang mengaku habis dirampok. Karena iba, mereka pun setuju untuk mengantarkan Maya pulang ke rumahnya.

Di sana, mereka bertemu dengan ibunya Maya yang bernama Dara juga saudara kandungnya yang bernama Adam dan Arman. Tanpa sadar, ternyata mereka sudah dijebak oleh obat tidur dan mendapati diri mereka terikat dan terkurung di sebuah ruangan usang. Terbongkarlah fakta bahwa keluarga Dara adalah keluarga pembunuh yang sangat keji dan hobi memakan daging manusia.

Untuk bertahan hidup, mereka harus mampu membebaskan diri dan pergi secepatnya dari rumah ini, walaupun kelihatannya mustahil.

Alive (1993)

Alive merupakan film yang diangkat dari kisah nyata dari tahun 1972. Saat sekelompok tim rugby asal Uruguay yang terdampar di pegunungan Andes karena kecelakaan pesawat. Kisah tentang para penyintas yang harus bertahan selama 72 hari di neraka salju, kedinginan dan tanpa makanan.

Tim Rugby beranggotakan 45 orang asal Urugay tersebut rencana-nya akan bertanding ke Chile. Namun saat perjalanan Pesawat Air Force Flight 571 yang mereka tumpangi menabrak gunung dan jatuh.

Sebagian besar anggota tim meninggal akibat kecelakaan tersebut. Sementara mereka yang selamat mencoba bertahan dalam kondisi suhu sangat dingin dengan makanan yang tersisa. Seraya menunggu tim penyelamat datang.

Namun, tim penyelamat tak kunjung datang. Beberapa korban yang selamat dari jatuh-nya pesawat akhirnya meninggal karena luka-luka yang cukup parah. Tak sedikit pula yang meninggal karena kedinginan dan kelaparan karena kehabisan bahan makanan.

Hingga akhirnya para korban selamat yang tersisa memutuskan untuk memakan daging mayat kawannya yang telah meninggal hanya untuk bertahan hidup.

Ravenous (1999)

Disutradarai oleh Antonia Bird dan dibintangi oleh Guy Pearce, Robert Carlyle, David Arquette. Kisahnya di dasarkan pada karakter Hannibal Lecter, yang benar-benar terinspirasi oleh pembunuhan sungguhan. Penulis seri buku Hannibal pernah mewawancarai seorang pria di penjara Meksiko.

Tokoh utamanya bernama John Boyd, seorang letnan yang diasingkan ke area pegunungan. Dia dan krunya harus hidup bersama dengan ancaman Wendigo, semacam iblis yang menyamar sebagai manusia dan mengincar daging manusia lain untuk memeroleh kekuatan. Selain menonjolkan kanibalisme, film ini juga menyelipkan berbagai metafora. Baik itu tentang kengerian zaman peperangan, juga tentang akibat dari merampas yang bukan hak kita.

Film Bertema Kanibalisme Terbaik
26 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail