Into The Wild, Hidup Di Alam Liar yang Berakhir Tragis

Into The wild salah satu film yang di angkat dari kisah nyata karya sutradara Sean Penn, yang menceritakan tentang seorang sarjana muda yang cerdas bernama Christopher McCandless. Ia menyumbangkan seluruh tabungannya yang berjumlah $ 24.000 ke yayasan bernama Oxfam dan meninggalkan seluruh harta miliknya. Lalu ia pergi ke hutan yang terletak di Alaska karena terinspirasi oleh para idolanya dalam buku yaitu Henry David Thoreau, Leo Tolstoy dan Jack London.

Mencari Kebebasan Di Amerika

Pada tahun 1992 di usia 24 tahun, McCandless ditemukan tewas di sebuah minibus yang ia gunakan sebagai tempat tinggalnya. Kisah hidup dan hasratnya yang luar biasa terhadap alam Amerika Utara dia tulis dalam jurnalnya, diubah menjadi buku terlaris oleh Jon Krakauer dan di adaptasi ke layar lebar oleh Sean Penn.

Film ini kaya akan pemandangan indah yang memanjakan mata dan adegan panjang tanpa kata-kata yang mengalir satu sama lain ketika McCandless pergi mencari kebebasan di Amerika, menumpang mobil-mobil yang lewat di jalan atau menaiki gerbong kereta dan saat menjadi pekerja sementara. Lagu-lagu karya Eddie Vedder dalam film ini membuat hati tenang seakan membawa kita ke alam bebas.

Emile Hirsch menampilkan akting yang sangat baik sebagai McCandless muda yang cerdas dan terus terang. Kemarahan terhadap orang tuanya ia biarkan mengendur karena akhirnya dia meninggalkan rumah dan pergi berpetualang. William Hurt dan Marcia Gay Harden berperan sebagai orang tua yang bingung dan berduka karena tidak mendapat kabar dari anak sulungnya. Ada akting yang bagus pula dari Catherine Keener dan Brian Dierker sebagai hippie yang hampir memahami masalah McCandless.

McCandless adalah seorang idealis dan romantis, tetapi dia juga keras kepala dan egois. Semua keperluan untuk tinggal di alam liar ia buang, karena ingin menghukum orang tuanya atas kebohongan dan kekejaman yang ia dan adik perempuannya lihat. Ada sesuatu yang bertolak belakang dengan sifat McCandless yaitu rasa takut akan interaksi manusia. Pesonanya yang tidak mudah dipengaruhi oleh orang-orang yang ia temui selama di perjalanan membuatnya menjadi manusia yang penuh dengan teka teki. “ Kamu salah jika kamu berpikir kegembiraan hidup berasal dari hubungan manusia” adalah salah satu hal terakhir yang dikatakan McCandless kepada Franz.

Pemandangan Indah

Secara keseluruhan cara penyajian sinematografi dalam film into the wild sangat indah, karena film ini menyajikan nuansa alam Amerika dan kehidupan alam bebas yang alami, seperti tebing Grand Canyon, hutan, sungai besar yang ekstrim. Jurnal McCandless juga membuat film ini terlihat lebih hidup. Film Into The Wild dari segi konten dan alur cerita tidak mudah ditebak oleh penonton karena Jon Krakauer melakukan riset detail tentang cerita pemuda ini. Beberapa narasi film ini juga diambil dari kutipan jurnal perjalanan McCandless yang membuatnya menarik untuk di tonton. Icinema merekomendasikan film Into The Wild untuk di tonton untuk siapapun apalagi jika kalian senang travelling ke gunung atau alam bebas lainnya.

124 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail