Review American Sniper, Antara Film dan Propoganda

Clint eastwood yang mewakili Amerika membuat film ini (mungkin) untuk tiga kepentingan: untuk menghormati pahlawan perang mereka, memberikan hiburan untuk khalayak dunia dan tentu saja propoganda. American Sniper dibuat berdasarkan kisah nyata seorang Navy Seals bernama Chris Kyle yang telah membunuh 160 orang (terkonfirmasi). Sedangkan menurut pengakuan Chris Kyle dan Navy Seals sendiri angka tersebut salah, diduga dia telah membunuh dua kali lipatnya.(1)

American Sniper di sutradari oleh Opa Clinteastwood dan diperankan dengan luar biasa oleh Bradley Cooper (Guardians Of Galaxy, American Hustle, Trilogi Hangover, Silver Linings Playbook, Limitless). Cooper sangat sukses memerankan sosok Chris Kyle yang digambarkan sangat depresi dan tertekan setiap berada di lingkungan sosial sipil-nya setelah kembali dari perang di Irak.

Review American Sniper

Kebanyakan membunuh membuat pikiran dan hatinya merasa bersalah dan terjadi pergolakan batin yang dahsyat. Cooper dengan sukses membuat para penonton merasakan hal yang sama: Depresi tingkat dewa.

Baca juga : Review Hacksaw Ridge, Film Perang yang Diangkat dari Kisah Nyata Desmond Doss

Plot ceritanya terbilang standar, sedikit lamban dan tidak banyak menggunakan metode flashback. Pendalaman tokoh utamanya juga jelas, sosok Chris Kyle di gambarkan secara komplit. Mulai, Kyle kecil saat masih dalam didikan bapaknya yang keras, hingga doi bergabung di Navy Seals dan akhirnya bertemu dengan istrinya. Walaupun plot berjalan sedikit lamban namun tetap bermutu.

Film Perang rasa Drama

Review American Sniper

Ya memang cukup banyak adegan tembak-tembakan dan setting di warzone. Tapi, drama yang menyelimuti film ini membuat suasana malah sedikit melow, tak seperti sensasi menonton film perang sebagaimana mestinya. Dan tipikal film ‘jagoan’ holywood masih tampak di film ini, dimana si jagoan tak pernah meleset saat menembak. Lumrah? iyalah.

Ending film nya tak terlalu wah dan anti-klimaks. Penggambaran kematian Chris Kyle-nya sendiri tak tampak detail, bahkan sama sekali tak ada. Di akhir film hanya disertakan sebaris footage sebagai informasi kematian Chris Kyle.

Overall, selain penampakan bayi Kyle yang keliatan banget boneka di salah satu scene. Film ini masih sangat layak tonton.

Referensi (1)

253 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail