Dumbo Review, Gajah Gemas yang bisa Terbang!

Disney kembali menggarap film animasi dengan genre fantasinya menjadi versi live action. Setelah Beauty and The Beast dan Cinderella, kali ini film Dumbo lah yang mendapat giliran dibuatkan versi live action-nya. Film ini disutradara- oleh Tim Burton (Charlie and the Chocolate Factory dan Alice in Wonderland). Sebelum nonton filmnya, yuk kita simak dulu Dumbo Review berikut ini:

Sinopsis

Terlahir tidak sempurna bukan berarti sebuah masalah. Setidaknya itu yang dirasakan oleh Holt Farrier (Colin Farell), seorang mantan pemain sirkus dari Kentucky, yang harus merawat seekor gajah yang baru saja lahir.

Baca juga : 7 Film yang Diangkat dari Kisah Nyata

Bukan main berat pekerjaan Holt karena gajah ini sangat unik. Telinganya besar, dan kerap jadi bahan ejekan. Apalagi, sang pemilik sirkus Max Medici (Danny DeVito) terus memaksa Holt menghasilan uang meskipun kondisi gajah tersebut tidak ‘normal’.

Dumbo Review

Namun, tidak dengan kedua anak Farrier, mereka memilih untuk berteman dengan si gajah kecil ini. Diberi nama Dumbo, gajah kecil ini dilatih untuk tampil dalam permainan sirkus meskipun awalnya sangat sulit baginya.

Ketika sedang merawat Dumbo, betapa terkejutnya kedua anak Farrier ketika mengetahui bahwa gajah ini bisa terbang dengan kedua telinganya yang sangat besar itu. Kabar ini terdengar hingga pengusaha sirkus besar bernama Vandevere (Michael Keaton).

Baca juga : My Stupid Boss 2 Review (2019)

Ia dan pemain sirkus akrobatiknya bernama Colette Merchant (Eva Green), akhirnya datang dan berambisi menjadikan Dumbo bintang besar di Dreamland, sirkus ternama di sebuah kota besar.

Sayangnya, di balik gemerlap indah Dreamland terdapat banyak rahasia-rahasia gelap. Apa yang terjadi terhadap Dumbo setelah pindah ke Dreamland? Bagaimana Vandevere memperlakukan nya agar bisa menjadi ‘bintang besar’ dan memenuhi keinginannya

Review

Sedari awal film kita disuguhi karakter Dumbo si gajah kecil yang lucu dan menggemaskan. Lumrahnya, Dumbo adalah superstar, karakternya dibangun kuat lalu memegang kunci kesuksesan film ini. Namun itu semua tidak terjadi. Justru sosok Holt Farrier (Colin Farell) lah yang menjadi show stealer-nya, karena karakternya dan latar belakangnya dibangun lebih baik daripada si Dumbo itu sendiri.

Hal ini juga terjadi oleh sosok Max Medici (Danny DeVito) sang pemilik sirkus. Penggambaran kepribadian dan karakter Medici begitu kuat, ditambah kualitas akting DeVito yang luar biasa, membuat sosok Medici begitu membekas dibenak penonton ketimbang sosok Dumbo. (Yang notabene merupakan tokoh sentralnya).

Disisi lain, beberapa karakter juga seperti tidak memiliki kepribadian. Coba tengok sosok Colette Merchant (Eva Green) dan Vandevere (Michael Keaton) yang seperti kehilangan jati dirinya di pertengahan film.

Namun dibalik beberapa kekurangannya, film ini masih memiliki nilai lebih untuk dibanggakan. Ya, tentu saja efek visualnya! Di awal-awal film ini kita akan disuguhkan visual yang terlihat sedikit gelap, banyak nuansa magic namun bisa tetap terlihat cantik. Begitu masuk ke pertengahan hingga akhir film, nuansa gelap langsung bertambah seiring dengan rombongan sirkus yang pindah ke New York.

Overall, film ini masih sangat layak ditonton apalagi bersama dengan keluarga. Buat kalian para orang tua, rasakan gemasnya menonton Dumbo sambil bernostalgia tentang masa lalu yang menyenangkan!

733 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail