Review Film Focus, Genre Crime dengan Sentuhan Michael Bay

Review Film Focus – Nicky telah mempelajari ilmu tentang sifat manusia sepanjang hidupnya. Ia mampu memahami dengan tepat bagaimana cara mendapatkan kepercayaan dari siapa pun, atau mempengaruhi mereka agar lengah dan tanpa sadar Nicky telah mencuri jam tangan atau dompet dari orang tersebut. Sosok-nya mengingatkan saya akan Naga Bonar, mantan jendral perang yang bertransformasi menjadi ‘pencopet’ ulung.

Saat tengah berada di bar saat acara pembukaan sebuah film, di New York, Jess (Margot Robbie) mendekati mejanya dan meminta bantuan Nick untuk berpura-pura menjadi pacarnya. Agar ia bisa menghindar dari pria kasar yang tengah berusaha mendekatinya. Nicky setuju menolong Jess dan berhasil melakukan tugasnya. Jess-pun terpukau melihat trik dan tipu daya Nicky, dan memohon pada Nicky untuk mengajarinya apa yang ia ketahui tentang ‘dunia hitam’ tipu-menipu.

Nicky setuju untuk menggaet Jess menjadi ‘murid’-nya. Jess ternyata memiliki bakat yang luar biasa untuk menjadi seorang penipu ulung. Ia dengan cepat mempelajari semua trik yang diberikan oleh Nick. Pada prosesnya, Nicky dan Jess akhirnya saling jatuh hati, namun karena keduanya sama-sama penipu, tak ada kepercayaan yang bisa dibnagun dalam hubungan mereka berdua. Nggak berlangsung lama, hubungan mereka pun akhirnya kandas, dan Nicky dan Jess pun berpisah.

Tiga tahun berselang, Nicky membuat kesepakatan dengan Garriga (Rodrigo Santoro), seorang playboy kaya yang memiliki software yang akan membantu kemenangan tim Formula 1-nya. Nicky setuju untuk membantu Garriga menjual versi palsu dari program itu kepada para pesaingnya. Namun, saat tengah menjalankan misi tersebut, Nicky akhirnya mengetahui bahwa Jess dan Garriga merupakan sepasang kekasih.

Konflik pun terjadi, antara cinta lama yang bersemi kembali dan ketidak percayaan Nicky akan rasa sayang palsu Jess kepada Garriga. Disisi lain, Owens (Gerald McRaney), kepala keamanan Garriga juga mencurigai Nicky, yang menurutnya ingin merebut software milik Garriga.

Baca juga: Review Escape From Pretoria, Satu lagi Film Tentang Tahanan Kabur dari Penjara

Focus disutradarai oleh duo Glenn Ficarra dan John Requa. Keduanya sukses menghadirkan konsep cerita yang (walaupun pasaran) segar. Premis cerita seperti ini sebelumnya sudah lebih dulu diperkenalkan melalui Ocean Eleven dan The Thomas Crown Affair (1999). Namun, Ficarra dan Requa berhasil meramu premis yang ‘pasaran’ menjadi sedikit lebih unik dan cukup menghibur. Walaupun, plot cerita-nya mudah tertebak buat kebanyakan penonton film-film dengan genre sejenis.

Namun, kelihaian duo Glenn Ficarra dan John Requa menyajikan plot yang segar, nyatanya tidak sejalan dengan kualitas dialog yang ditampilkan. Beberapa dialog/naskah terdengar ‘cheesy’ dan terlalu murahan untuk diucapkan oleh orang dengan karakter sekaliber Nicky (Will Smith). Dan seakan tau akan kelemahan naskahnya, Ficarra dan Requa banyak membubuhkan sinematografi yang cukup ciamik.

Xavier Grobet; sebagai direktur fotografi film, berhasil memberikan tampilan kontras tinggi dengan tone warna light biru neon dan warna-warna retina. Dengan nuansa sinematografi seperti ini, penonton serasa menonton film produksi Michael Bay namun tanpa banyak ledakan dan daya tarik seks.

Sementara kualitas akting Will Smith terlihat sangat menonjol dibanding karakter lainnya di film ini. Sepertinya, Will Smith sudah sangat ‘paham’ bagaimana memerankan sosok serba sempurna seperti karakter Nicky yang ia perankan. Kehadiran Margot Robbie sebagai Jess juga relatif cukup baik, tak cukup menonjol namun tak pula mencuri perhatian. Rodrigo Santoro, Gerald McRaney dan Adrian Martinez sebagai pemeran pembantu juga tampil ‘biasa-biasa’. Mungkin sedikit pengecualian untuk Adrian Martinez dengan ekspresinya yang cukup membuat penonton tertawa terkekeh-kekeh.

Overall, Focus cukup menghibur. Namun, tentu saja saya akan menyarankan film lainnya, seperti Out of Sight (1998) atau Franchise Ocean jika ingin mendapatkan pengalaman menonton film serupa.

Review Film Focus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *