Review Hacksaw Ridge, Film Perang yang Diangkat dari Kisah Nyata Desmond Doss

Review Hacksaw Ridge

Review Hacksaw Ridge – Hacksaw Ridge merupakan sebuah film yang diangkat dari kisah Desmond T. Doss, prajurit pertama Amerika yang dapet gelar ‘Medal of Honor’ tanpa menembakkan peluru sekali-pun.

Doss adalah petugas medis Angkatan Darat AS yang bertugas selama Perang Dunia II. Dia berasal dari keluarga dengan latar belakang agama yang kuat. kakaknya lebih dulu menjadi tentara sebelum akhirnya Desmond menyusul-nya. Walau hal ini ditentang oleh orangtuanya (bapaknya merupakan veteran PD I) yang tidak ingin melihat anak-anaknya mati dalam perang.

Desmond sendiri sebenarnya merasa terjebak dalam pilihan yang sulit. Antara harus berdiam diri dirumah, sementara yang lain berjuang membela negara. Atau ikut bergabung sebagai tentara namun berpaling dari ajaran agama.

Dia pun akhirnya memutuskan masuk sebagai tentara angkatan darat AS. Namun doi menolak untuk menggunakan senjata, karena berlawanan dengan ajaran agama dan hati nuraninya. Setelah perdebatan panjang dengan atasannya di militer, bahkan sampai dibawa ke pengadilan militer. Akhirnya si Desmond dibiarkan tetap menjadi tentara angkatan darat As. Tentu saja tanpa berbekal senjata apapun, yup dia menjadi tenaga paramedis.

Review Hacksaw Ridge

Setelah melalui masa pelatihan, Desmon dan tim-nya kemudian dikirim ke Okinawa, Jepang. Dengan misi untuk merebut sebuah tebing pertahanan musuh yang biasa disebut Hacksaw. Beberapa kompi sebelumnya telah berkali-kali gagal untuk merebut garis pertahanan Jepang tersebut, dikarenakan medan yang sangat sulit dijangkau kendaraan berat. Pandangan nyinyir atasan maupun rekan satu kompi Desmond-pun tak ter-elakan. Bagaimana mungkin seorang prajurit maju ke medan perang tanpa berbekal senjata? Bagaimana dia bisa melindungi kawan-kawannya? Bagaimana cara dia melindungi dirinya sendiri?

Baca juga : Review Land of Mine, Film Perang yang Membangun Emosi

Sejauh ini, standar sebuah film perang yang oke buat saya adalah Saving Private Ryan. Dimana feel dramatisnya OK, konsep ceritanya mengena, ditambah efek gore dan kejamnya perang digambrakan nyaris sempurna. Nah, sebelumnya film Fury (dimainkan oleh Brad Pitt) cukup memenuhi standar tersebut, hingga akhirnya Hacksaw Ridge ini muncul. 

Kualitas Akting Andrew yang Ciamik

Hacksaw Ridge disutradari oleh Mel Gibson (Apocalypto, Braveheart). Dan dimainkan dengan baik oleh Andrew Garfield (The Amazing Spiderman) yang berperan sebagai Desmond Doss. Sedikit berbeda dengan tipikal film perang lain, Hacksaw Ridge merupakan film yang diangkat dari kisah nyata. Jadi si sutradara tidak bisa menggunakan imajinasi seliar-liarnya. So, dari segi cerita, walaupun fresh, tapi sedikit sekali yang bisa di otak-atik, hingga akhirnya plot cerita terlihat standar. Dan tidak banyak permainan time mapping seperti Saving Private Ryan atau Inglourious Basterds-nya Quentin Tarantino.

Tapi permainan karakter yang dibangun Mel Gibson lewat Andrew Garfield benar-benar membuat penonton kepincut. Saya yakin hampir semua orang yang sudah nonton film ini dibikin jengkel terhadap sikap idealis si Desmond di awal-awal film.

Namun di pertengahan hingga menjelang akhir film, kita dibuat berbalik mendukung sikap idealisnya. Satu lagi yang mendukung keren-nya performa nih film adalah efek gore yang ditampilkan. Seperti orang yang kepotong jadi dua setelah kena bom, kaki yang buntung. Mayat yang dimakanin tikus atau hal kejam lainnya yang biasa terjadi saat perang. Ya, walaupun buat saya secara pribadi, penggunaan spesial efeknya (seperti penggunaan efek ledakan dan senapan) masih terlihat kurang sempurna. Yang masih sedikit jauh ketimbang Fury.

Tapi, terlepas dari itu semua, nih film layak banget kalo masuk nominasi Oscar untuk berbagai macem kategori. Asli, worth to watch!

Review Hacksaw Ridge
Review Hacksaw Ridge
527 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail