Review Hobbs and Shaw, Cerita Biasa dibalut Adegan Aksi Luar Biasa

Review Hobbs and Shaw – Setelah delapan film yang telah menghasilkan hampir $ 5 miliar, kali ini franchise Fast & Furious menyajikan sebuah Spin-off yang menampilkan Dwayne Johnson dan Jason Statham memainkan peran mereka sebagai Luke Hobbs dan Deckard Shaw dalam Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw.

Di London, adik perempuan Deckard; Hattie, seorang agen intelejen MI6 yang terlibat dalam kasus virus biologis yang mematikan. Dituding berkhianat, Hattie kemudian dijadikan tersangka dan dikejar sebagai buronan.

Review Hobbs and Shaw

Hobbs dan Shaw yang sebelumnya saling berselisih (di film Fast & Furious) akhirnya harus bekerja sama untuk menyelamatkan Hattie. Sekaligus mencegah Brixton Lore, mendapatkan serum virus tersebut.

Hal tersebut ternyata bukanlah hal yang mudah. Pertama, karena Hobbs dan Shaw memiliki latar belakang perseteruan yang kuat, sehingga sangat sulit untuk menyatukan ego mereka berdua. Dan yang kedua, karena Brixton Lore sendiri merupakan manusia setengah robot, oleh karenanya ia sangat kuat dan hampir mustahil dikalahkan.

Film ini disutradarai oleh David Leitch, diproduseri oleh sang aktor Dwayne Johnson bersama Dany dan Hiram Garcia melalui Seven Bucks Productions. Selain Dwayne Johnson dan Jason Statham, ada pula nama-nama beken lain yang ikut berperan di film ini. Sebut saja Vanessa Kirby (The Crown), Helen Miren, Eiza Gonzalez (Baby Driver) dan Idris Elba (The Dark Tower, Avengers: Infinity War)

Baca juga : Review Film Kutuk: Horor Yang Jauh Dari Kata Seram dan Tidak Logis

Tak Terkait dengan Franchise Fast & Furious

Walaupun ‘mencatut’ nama besar Fast & Furious, film Hobbs and Shaw ini sejatinya tidak memiliki keterkaitan langsung dengan Fast & Furious. Yang menjadi benang merah antara FF dan film ini, hanya dua karakter, Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw (Jason Statham) yang pernah bermain dalam seri film FF. Hobbs sendiri muncul di Fast & Furious sebanyak 8 kali, sementara Shaw tampil sebanyak 3 kali.

Review Hobbs and Shaw

Untuk urusan plot ceritanya, film Hobss and Shaw tak memiliki sesuatu yang spesial. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, embel-embel Fast & Furious sepertinya hanya digunakan sebagai strategi marketing untuk mengangkat nilai jual film ini. Walaupun, konsep ceritanya terbilang biasa saja, namun premis yang dihadirkan oleh David Leitch cukup baik. Menggabungkan dua ‘musuh’ untuk saling bekerjasama melawan manusia (setengah) robot merupakan hal yang ‘terbilang’ baru didunia film.

Sayangnya premis tersebut, pada proses-nya tidak menghasilkan ‘hasil’ yang sesuai harapan. Konflik yang terjadi tak memiliki cukup ‘greget’ untuk menopang klimaks cerita.

Plot-hole juga beberapa kali kedapatan di film ini. Misalnya saat orang tua Shaw dan Hattie, Magdalene Shaw, yang masuk dalam penjara. Tidak ada penjelasan rinci mengenai hal ini. Begitu juga dengan perusahaan teknologi yang membuat Brixton menjadi manusia setengah robot. Pembahasan tentang latar belakang perusahaan ini hanya muncul sekilas (melalui dialog) tidak benar-benar jelas sepenuhnya.

Bisa jadi hal tersebut (Plot-hole) dibuat seperti itu dengan tujuan sebagai ‘milestone’ untuk film Hobbs and Shaw berikutnya.

Penuh Unsur Komedi dan Aksi yang Luar Biasa

Review Hobbs and Shaw

Unsur komedi juga selalu disisipkan disepanjang film, entah dalam dialog maupun saat tengah melakukan adegan aksi. Hal ini tentu saja menjadi nilai tambah film ini selain premis cerita yang sudah saya sebutkan tadi.

Hal lain yang menjadi nilai ‘plus’ di film ini adalah kualitas akting si dua tokoh utama; Dwayne Johnson dan Jason Statham. Mereka berdua mampu membangun ikatan yang luar biasa unik, sehingga membuat dialog yang dihasilkan terlihat ciamik. Ditambah adegan-adegan aksi (tak masuk akal) diekseskusi nyaris sempurna, membuat adegan aksi Hobbs and Shaw patut mendapat dua jempol.

Overall, diluar konflik yang kacangan dan plot hole yang bertebaran, Hobbs and Shaw cukup layak menjadi hiburan dikala weekend. Saya rasa angka 6,8/10 cukup pantas untuk spin-off dari franchise Fast & Furious ini.

728 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail