Review Film Instant Family: Film Komedi Keluarga yang Heartwarming

Di tahun 2019 ini, Keluarga Cemara menjadi film keluarga produksi Tanah Air yang sangat menyentuh untuk disaksikan. Namun, tak hanya di Indonesia, perfilman Hollywood juga menghadirkan sebuah tontonan bertema keluarga yang menyentuh hati berjudul Instant Family.

Bahkan, menurut saya, Instant Family tampil lebih menyentuh dibanding Keluarga Cemara lantaran punya premis cerita yang lebih segar.

Cerita film Instant Family diawali dengan debat antara pasangan Pete (Mark Wahlberg) & Ellie (Rose Byrne) dengan kakak Ellie, Kim (Allyn Rachel) & Russ (Tom Segura) suaminya.

Perdebatan sengit yang bermula dari masalah jual beli rumah pun melebar menjadi ke persoalan rumah tangga berkaitan dengan persaingan siapa yang lebih dahulu dan lebih pantas memiliki anak.

Akhir perdebatan pun menghasilkan Ellie dan Pete yang merasa tersindir dan sepakat untuk mengadopsi anak daripada membesarkan anak sejak bayi di saat umur mereka yang sudah mendekati usia 40 tahun.

Baca juga : Review Hobbs and Shaw, Cerita Biasa dibalut Adegan Aksi Luar Biasa

Proses adopsi pun mereka lalui bersama dengan bimbingan 2 orang mentor, Karen (Octavia Spencer) dan Sharon (Tig Notaro). Bersama beberapa pasangan lain mereka pun mengikuti kelas wajib para calon orang tua adopsi sampai tiba saatnya untuk memilih anak adopsi.

Di momen tersebut, Pete dan Ellie tergerak hatinya untuk mengadopsi Lizzy (Isabela Moner), remaja aktif usia 15 tahun yang menarik perhatian mereka.

Sayangnya, langkah untuk mengadopsi Lizzy tidak mudah karena Lizzy memiliki dua orang adik Juan (Gustavo Quiroz) yang penakut dan Lita (Julianna Gamiz) yang lucu namun punya emosi tidak stabil.

Review Instant Family

Karena telah terlanjur memilih Lizzy, Pete & Ellie pun terpaksa melakukan proses berikutnya untuk menjadi orang tua angkat sementara untuk Lizzy, Juan dan Lita sebelum tiba waktunya pengadilan memutuskan kelayakan Pete & Ellie untuk menjadi orang tua adopsi yang resmi.

Film Instant Family terinspirasi dari kisah sang sutradara, Sean Anders dan istri yang mengadopsi anak di Foster Care Center. Walau perjalanan mengadopsi anak tidak selancar di film, setidaknya kita bisa melihat gambaran bagaimana langkah-langkah mengadopsi anak. Sean Anders berhasil menyampaikan dengan jenaka dan juga haru.

Siapa sangka, kerjasama ketiga dari aktor sekaligus produser, Mark Wahlberg dengan Sean Anders pasca film komedi Daddy’s Home dan Daddy’s Home 2 yang “sampah” justru melahirkan sebuah film komedi keluarga yang heartwarming.

Jika biasanya Mark Wahlberg tampil dalam film action yang menampilkan ia sebagai pria penuh “otot, otot, dan otot”. Kali ini, Mark menampilkan pesona berbeda yang (sejujurnya) sangat mengesankan.  

Review Instant Family

Baca juga : Review Film Kutuk: Horor Yang Jauh Dari Kata Seram dan Tidak Logis

Duetnya dengan Rose Byrne terasa sangat klop dan saling melengkapi. Alhasil, unsur komedi yang ditampilkan dua sosok ini selalu menghadirkan kejutan yang tidak tertebak. Didukung oleh suasana yang di-setting dengan matang, sepak terjang Pete dan Ellie pasti bisa membuat kamu tertawa saat menontonnya.

Duo John Morris dan Sean Anders cukup lihai menuliskan naskah dengan kisah yang cukup gelap ini dengan balutan komedi ringan dengan lingkup keluarga Pete & Ellie.

Film tidak pernah terasa membosankan dengan lontaran lelucon antara para karakter, kelucuan tingkah polah Lita yang lucu dan Juan yang bikin gemas, serta konflik-konflik yang timbul antara Pete & Ellie melawan Lizzy yang masih dalam kondisi labil.

Tak selalu komedi, saat diajak tertawa, kamu akan tertampar dengan adegan-adegan sedih, mulai dari masa lalu Lizzy dan adik-adiknya, hubungan orang tua dan anak, dan arti keluarga sesungguhnya.

Hingga tak terasa air mata akan jatuh ke pipi saat menontonnya. Instant Family jelas (berpotensi) membuat kamu meneteskan air mata saat menontonnya.

Review Instant Family

Overall, Instant Family layak diberikan rating sebesar 8.8/10 karena berhasil membuat kamu tertawa sekaligus tersentuh, bahkan (berpotensi) membuatmu meneteskan air mata ketika menontonnya.

597 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail