Review Koki-Koki Cilik 2, Film ‘Seru’ Untuk Keluarga

2018 yang lalu, MNC Pictures merilis film Koki-koki Cilik. Film tersebut mengangkat tema anak-anak yang memiliki hobi memasak. Tema yang cukup jarang diangkat oleh sineas dalam negeri, namun Viva Westi sepertinya ingin mendobrak hal itu, bahkan kali ini dia membuat sekuelnya: Koki-koki Cilik 2.

Sinopsis

Bima, Alfa, Kevin, Niki, Mely dan Key datang ke camp dengan niat reuni malah dikejutkan bahwa camp sudah tutup. Ini semua berawal dari omongan Evan, mantan Chef terkenal, yang meragukan kredibilitas Grant sebagai pengajar di camp. Sementara keluarga besar Pak Malik ingin menjual lahan camp. Grant yang terpuruk kemudian dihibur anak-anak agar mau membuka Cooking Camp lagi.

Review Koki-koki cilik

Mereka mempunyai ide untuk menjual makanan di food truck agar bisa mengumpulkan modal camp. Usaha mereka dibantu oleh Tante Adel dan Adit, keponakan Adel yang lucu sekaligus pemurung sejak kematian Mamanya. Konflik bermunculan ketika menjual makanan tidak segampang yang mereka kira. Ditambah sandwich buatan Adit dituduh hasil jiplakan restoran yang dikelola oleh Evan yang ternyata adalah alumni Cooking Camp angkatan pertama. Kini anak-anak harus bersatu dan bekerja keras untuk mempertahankan Cooking Camp.

Baca juga : Review Film Down Swan: Tema Menarik Tentang Down Syndrome dengan Penyelesaian Konflik yang Tergesa-Gesa

Film yang naskahnya ditulis oleh Vera Varidia ini dibintangi Christian Sugiono, Ringgo Agus Rahman, Farras Fatik, Alifa Lubi. Marcello Mahesa, Ali Fikry, Romaria Simbolon dan Clarice Cutie. Sementara tambahan cast baru di film ini adalah Kimberly Ryder dan M. Adhiyat yang memerankan sosok Adit.

Plotnya Tak Jauh Berbeda dengan Film Pertamanya

Mirip dengan film pertamanya, Koki-koki Cilik 2 memiliki plot yang sederhana, (hal ini terlihat sangat wajar melihat target pasar yang dituju adalah anak-anak). Konflik yang dihadirkan pun nyaris serupa dengan film pertamanya; bertemu teman baru, menghadapi masalah dan diakhiri dengan kompetisi masak. Namun, ada beberapa hal baru yang patut diberi acungan jempol, salah satunya adalah konflik yang terjadi antara tokoh Adit dengan ayahnya yang mampu membangkitkan emosi para penonton.

Review Koki-koki Cilik
Review Koki-koki Cilik

Secara teknis, film Koki-koki Cilik 2 tak lebih baik dari film pertamanya. Banyak teknik pengambilan gambar yang mengalami penurunan kualitas, misaln; transisi antar adegan yang sepertinya dieksekusi kurang serius. Dan, pengambilan gambar untuk makanan-makanan yang disajikan pun masih terlihat kurang sempurna. ‘Beauty shoot’ dalam film bertema masak-memasak, merupakan sebuah faktor penting. Dan sepertinya hal ini terlupakan oleh Viva Westi.

Kualitas Akting Biasa-biasa Saja

Untuk kualitas akting para pemeran-nya pun terbilang biasa-biasa saja. Alif Lubis tampil prima sepanjang film, doi tampil mendominasi dengan kualitas aktingnya yang ekspresif namun tetap elegan. Sisanya, tampil apa adanya, termasuk Faras Fatik yang di film sebelumnya tampil hampir tanpa cela.

Overall, Film ini cukup menghibur dan sangat cocok ditonton kala akhir pekan bersama anak-anak dan keluarga. Walau film Koki-koki Cilik 2 ini masih jauh dari kata sempurnya, Viva Westi patut diberi apresiasi karena berani membuat film dengan tema tak populer. Karenanya saya memberi rating 6.0/10 untuk Koki-koki Cilik 2.

Review Koki-koki Cilik 2
731 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail