Review Kong: Skull Island, Sangat Ciamik untuk Ukuran PopCorn Movies

Review Kong Skull Island

Film tentang king kong sudah pernah populer, bahkan sebelum Indonesia merdeka, film King Kong nya Fay Wray sudah tayang tahun 1933. Film tersebut kemudian di remake pada tahun 1976 dengan judul yang sama. Bahkan 30 tahun kemudian, film tersebut kembali di reboot dengan judul yang sama, diperankan oleh si cantik Naomi Watts dan di sutradarai Peter Jackson. Dan nyaris 12 tahun berselang, Jordan Vogt-Roberts membuat kembali film dengan tema serupa, diberi judul Kong: Skull Island. 

Kali ini, tema film King Kong diberi banyak sentuhan yang berbeda dari film-film sebelumnya. Kong: Skull Island memiliki ide cerita sedikit ‘melenceng’ dari konsep original-nya. Biasanya, di versi sebelumnya, selalu menceritakan tentang kru film yang datang ke pulau misterius karena kebutuhan syuting, kemudian bertemu dengan King-Kong. King-Kong ditangkap, dibawa ke pusat peradaban dan biasanya lalu muncul signature scene paling terkenal di film ini. King-kong memanjat ke atap gedung pencakar langit, lalu mengamuk sambil menghantam pesawat yang mendekat.

Kong: Skull Island tampil sedikit berbeda, film ini mengambil setting pada masa perang Vietnam. Dimana militer US mendapati citra satelit sebuah gugusan pulau yang menyerupai tengkorak. Mitos-mitos mengatakan kalau banyal pesawat dan kapal laut yang hilang saat melintasi kawasan tersebut. Berbekal ‘modus’ untuk mempelajari geologi, flora dan fauna di pulau tersebut, dikirimlah satu tim ilmuwan yang terdiri dari; Bill Randa (John Goodman), Houston Brooks (Corey Hawkins), San (si cantik Tian Jing) ditemani oleh ahli spesialis orang hilang dan perburuan; James Conrad (Tom Hiddleston). Tim ini nantinya bakal diantar dan dikawal oleh satu kompi tempur pimpinan Preston Packard (Samuel L. Jackson) yang juga ditemani fotographer perang; Mason Weaver (Brie Larson).

Review Kong Skull Island
Review Kong Skull Island

Baru saja tim tiba di pulau tersebut, mereka menjatuhkan bom seismik yang ‘konon’ berfungsi untuk memetakan pulau melalui getaran yang ditimbulkan. Bukannya, berhasil memetakan wilayah, bom seismik tersebut malah mengundang kemarahan mahluk penunggu Skull Island. Satu persatu helikopter yang mengangkut tim ekspedisi tersebut di buat ‘nyungsep’ semua, tanpa terkecuali. Sebagian besar tim mati akibat serangan tersebut, mereka yang selamat lalu mencoba berkumpul kembali dan menuju ke bagian utara pulau untuk menunggu penjemputan.

Ditengah belantara pulau misterius, salah satu anggota tim yang selamat: kolonel Preston Packard akhirnya mengetahui apa alasan sesungguhnya Bill Randa membutuhkan pengawalan militer untuk melakukan ekspedisi geologi. Sebuah rahasia yang membuat kemarahan kolonel Preston Packard semakin menjadi, apalagi ditambah setelah banyak anak buahnya yang mati.

‘Lebih Baik’ dari film King Kong Sebelumnya

Buat saya pribadi, film ini merupakan edisi terbaik dari banyak konsep cerita yang menceritakan tentang king kong. Tapi, bukan berarti kualitas tiga film berkonsep serupa sebelumnya jelek. Bisa jadi ini buntut dari berkembangnya teknologi grafis zaman sekarang. Efek CGI yang digunakan sangat sempurna dan digarap maksimal, coba tengkok bagimana helai bulu si Kong bergerak layaknya bulu monyet beneran.

Untuk urusan akting, Samuel L Jackson dan Tom Hiddleston terlihat keren dan nyaris tanpa cela. Ya mungkin ada beberapa goof kecil, kayak waktu Samuel tidak begitu fokus memandang ke arah Kong. Mungkin karena proses penyelarasan antar karakter asli dengan karakter CGI.

Review Kong Skull Island

Yang menurut saya mendapat rapor merah justru si Brie Larson, yang keliatan tidak begitu natural. Sedangkan Tian Jing, yang berperan sebagai geolog asia malah tidak banyak dapet porsi tampil yang memadai. Dia seperti hanya tampil sebagai pemanis aja, dialognya pun dikiiit banget.

Untuk ukuran popcorn movie, film ini sudah melebihi kelasnya. Walaupun jalan ceritanya sama sekali tidak memiliki kesan mendalam. Tapi film dibungkus dengan visual yang awesome, soundtrack yang epic dan akting yang menawan dari para aktor mahal. (Masih) Worth to Watch!

Review Kong Skull Island
Review Kong Skull Island
435 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail