Review The Great Wall, Film Adaptasi Konspirasi Ya’Jud dan Ma’jud

Banyak teori konspirasi perkara tentang Tembok besar Cina (The Great Wall). Salah satu yang pernah saya baca menyebutkan kalau The great wall dibuat untuk mencegah invasi Ya’jud dan Ma’jud (silahkan baca artikel-nya disini). Nah, film besutan Yimou Zhang ini mengangkat kisah mengenai The great wall melalui pendekatan yang serupa; The great wall dibangun untuk menghalau serbuan monster.

Ceritanya tentang sekelompok tentara bayaran dari barat yang berkelana ke dataran Cina untuk mencari Bubuk hitam. Bubuk hitam yang lebih dikenal sebagai bubuk mesiu ini konon katanya lebih dulu beredar luas di dataran China. Gunanya untuk membuat senjata dan dipakai perang.

Kelompok tentara bayaran yang tadinya berjumlah besar namun seiring dengan perjalanan waktu, mereka diburu oleh bandit lokal dan yang terakhir oleh monster bernama Tao tei. Sehingga tersisa dua orang; William (Matt Damon) dan Tovar (Pedro Pascal). Mereka berdua berhasil melumpuhkan satu ekor monster Tao tei dan kemudian saat diburu oleh bandit lokal tersudut ke arah The Great wall.

Review The Great Wall

Di The Great Wall mereka berdua bertemu dengan Lin Mae (Tian Jing), Wang (Andy Lau) dan beberapa para petinggi militer Cina lainnya. Saat itu mereka tengah bersiap menerima serangan dari Monster Tao tei yang memang terjadwal menyerang setiap 60 tahun sekali. William dan Tovar yang awalnya dianggap tawanan lalu berusaha membantu Lin Mae dan Wang untuk mempertahankan Kekaisaran Cina dengan Great Wall-nya.

Baca juga : Review Kong: Skull Island, Sangat Ciamik untuk Ukuran PopCorn Movies

Ide Segar yang Tak Dieksekusi dengan Baik

Seperti yang sudah saya sebut diawal tulisan, jika film ini sepertinya memang mengambil ide cerita dari teori konspirasi yang selama ini banyak beredar. Dalam hal ini, tentu saja jadi ide segar ditengah gencar-nya film-film superhero dan musikal yang baru-baru ini merajai pasar film Holywood dan tentu saja Indonesia.

Tapi, sayang. Ide cerita yang keren ini, tidak benar-benar di eksekusi dengan baik oleh Yimou Zhang. Plot-nya dibuat standar dengan tidak banyak menyertakan shock element. Yang mana, membuat jalan cerita film ini menjadi biasa-biasa saja.

Review The Great Wall

Akting Matt Damon, yang memang sudah punya nama besar juga tidak wah-wah banget disini. Saya tidak bilang kalau aktingnya Matt Damon jelek, tapi saya akan membohongi diri sendiri jika bilang aktingnya bagus. Begitu pula aktor-aktor lainnya, rata-rata terlihat bagus namun tidak wah. Yah, mungkin sedikit tertolong oleh akting William Dafoe yang berperan sebagai Ballard, namun itupun porsi tampilnya sedikit sekali.

Faktor penolong berikutnya adalah spesial efek yang terbilang tak kacangan. Lumayan oke untuk sebuah film yang bukan garapan sutradara Holywood. Bentukan monster Tao tei-nya bener-bener unik dan nggak typically monster era alien-terminator. Buat saya secara pribadi, kemunculan Tian Jing sebagai Komandan Lin difilm ini juga merupakan asalah satu faktor penolong. Cewek gahar namun imut-imut ini benar-benar membuat film menjadi lebih ‘segar’.

Overall, film ini masih layak tonton. Tapi jangan berharap untuk melihat adegan perang epik yang terlalu banyak di film ini. Memang bukan film kacangan.

Review The Great Wall
333 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail