Review The Secret Life of Pets 2, Cerita Biasa dibalut Visual Luar Biasa

Review The Secret Life of Pets 2
Review The Secret Life of Pets 2

The Secret Life of Pets 2 masih bercerita tentang kisah si anjing lucu bernama Max bersama teman-teman binatangnya. Film yang disutradarai oleh Chris Renaud dan Jonathan del Val ini sudah mulai tayang di bioskop Indonesia sejak 14 Juni kemarin.

Sinopsis The Secret Life of Pets 2

Melanjutkan kisah di film pertamanya, kali ini Max (Patton Oswalt) dan Duke (Eric Stonestreet) menjalin persahabatan. Semua terlihat baik-baik saja sampai pemilik mereka Katie menikah dengan Chuck dan kemudian memiliki bayi lucu bernama Liam.

Sampai disini, semua masih terlihat baik-baik saja. Namun, ketika Liam yang enerjik mulai merangkak. Max menghabiskan sebagian besar harinya untuk bersembunyi. Sampai suatu hari, Liam memeluknya dan berkata, “I love you Max.”

Sejak hari itu dan seterusnya, Max yang merasa memiliki tanggung jawab melindungi si kecil menjadi tegang. Hal tersebut membuatnya acap kali gugup, hingga perilakunya terlihat aneh dimata Katie. Katie lalu membawanya ke terapis hewan peliharaan, yang meresepkan kerah kerucut untuk Max.

Masalah semakin bertambah ketika keluarga Katie lalu berlibur ke sebuah peternakan. Di mana Max harus berhadapan dengan Rooster (Harrison Ford), seekor anjing gembala Welsh yang tangguh dan gagah. Hal ini memaksa Max untuk kembali menetralkan akal sehat dan mengembalikan kegelisahannya.

Baca juga : Review X-Men Dark Phoenix, Film X-Men terakhir Fox yang Mengecewakan

Sementara Max sedang pergi liburan ke pertanian. Teman-teman apartemen-nya dan sang kelinci superhero, Snowball (Kevin Hart) bersama Daisy (Tiffany Haddish) harus berurusan dengan mainan yang hilang. Mereka juga harus menyelamatkan harimau yang kabur dari sirkus, dan diburu oleh pemiliknya Sergei (Nick Kroll).

Review The Secret Life of Pets 2
Review The Secret Life of Pets 2

Plot Cerita Kurang ‘Greget’

Semua karakter lucu dari film pertamanya kembali hadir. Meskipun, pendalaman karakter lebih fokus pada tiga sosok utama. Max, Duke dan Sergei sebagai sosok antagonis. Nyaris sama dengan film pertamanya, plot yang disuguhkan di film ini tak banyak mengalami perubahan. Diawal, film ini cukup menjanjikan plot yang menarik, dengan hadirnya sosok Liam si bayi kecil. Konflik antara Keluarga kecil Katie dengan Max pun terlihat cukup menjanjikan untuk dibangun menjadi plot yang kuat.

Sayangnya, dipertengahan film, tempo menurun begitu drastis sehingga membuat film menjadi sedikit membosankan. Namun, tingkah dan suara lucu para binatang mampu membuat para penonton tak beranjak.

Patton Oswalt, yang sebelumnya sukses mengisi suara Remy di Ratatouille berhasil memberikan nuansa yang ceria dan lebih muda. Seperti sama-sama kita ketahui, bahwa Patton Oswalt menggantikan Louis CK sebagai pengisi suaraMax. Tiffany Haddish sebagai Daisy yang anggun dan Harrison Ford sebagai anjing petani yang bawel adalah dua suara baru yang menambah karisma narasi.

Dikemas dengan Visual dan Scoring Ciamik

Secara visual, film ini penuh warna, dikemas dengan animasi yang memukau dan efek 3D yang ciamik. Tak hanya itu saja, visual yang keren dipadukan dengan scoring musik yang digarap oleh Alexandre Desplat dengan orkestrasi jazz-inflected. Membuat The Secret Life of Pets 2 tak hanya bagus dilihat, namun juga enak didengar.

Overall, dengan plot cerita yang kurang kuat membuat film ini tak begitu memorable. Namun dengan hadirnya banyak karakter lucu dan menggemaskan. Juga dibalut efek visual yang memanjakan mata, film ini sangat cocok untuk ditonton bersama anak-anak. Berdasarkan hal itu, saya rasa skor 6,3 cukup fair untuk The Secret Life of Pets 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *