Gundala Putera Petir, Superhero dengan Kearifan Lokal

Gundala Putera Petir

Dia kerap disejajarkan dengan The Flash-nya DC, tak sedikit juga yang membandingkan-nya dengan Quick Silver-nya Marvel. Dia adalah superhero asli Indonesia yang memiliki kekuatan ‘petir’, mampu bergerak secepat ‘angin’ dan mengeluarkan ‘petir’ dari tangannya; Dialah Gundala!

Gundala merupakan karakter hasil karya Harya Suraminata (Hasmi). Muncul pertama kali tahun 1969, di komik berjudul ‘Gundala Putera Petir’ terbitan Kencana Agung.

Latar Belakang Gundala

Sosok Gundala sendiri merupakan alter ego dari Sancaka. Seorang ilmuan yang terobsesi dalam menciptakan sebuah serum kimia bernama ‘Anoda Anti Petir’. Obsesinya tersebut membuatnya tenggelam dalam penelitiannya yang tanpa hasil, hal ini kerap membuat orang-orang terdekatnya merasa dilupakan. Tak terkecuali sang kekasih; Narti, yang akhirnya meninggalkan Sancaka karena ego yang terlalu besar terhadap penelitiannya.

Baca juga : Green Arrow, Superheroes DC yang Mirip Batman dan Robin Hood

Ditengah, kegagalan dalam penelitian, ditambah ditinggalkan kekasihnya, Sancaka merasa depresi hingga kehilangan arah. Suatu malam, dia menerjang hujan lebat, tanpa sengaja Sancaka tersambar petir sehingga dia pingsan tak sadarkan diri.

Saat terbangun, Sancaka mendapati dirinya tak berada dibumi. Melainkan di kerajaan Petir yang dikuasai oleh Kaisar Crons. Sang Kaisar yang melihat kekuatan terpendam dari diri Sancaka lalu memberinya sebuah ujian kepada Sancaka; yaitu mengalahkan Tirhapy, musuh bebuyutan Kaisar Crons. Untuk menghadapi ujian tersebut, Sang Kaisar meminjami Sancaka sebuah pusaka berbentuk kalung. Dengan kalung tersebut Sancaka mampu menyerap kekuatan petir yang membuatnya bisa bergerak cepat.

Tanpa kesulitan yang berarti, Sancaka mampu mengalahkan Tirhapy. Kaisar Crons lalu mengangkat Sancaka sebagai anak dan menghadiahi kalung pusaka tersebut kepadanya. Sancaka lalu kembali kebumi dengan kekuatan super yang didapatnya di Kerajaan Petir; dia lalu dijuluki, Gundala Putera Petir!

Tak Terinpisrasi Langsung Dari Karakter ‘Luar’

Gundala Putera Petir
Harya Suraminata (Hasmi)

Sejatinya sosok Gundala tak secara langsung terinspirasi dari karakter The Flash-nya DC atau Quick Silver-nya Marvel. Menurut sang pencipta, karakter Gundala sendiri terinspirasi dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Selo. Ki Ageng Selo merupakan sosok sakti yang mampu menangkap petir dengan tangannya. Nama ‘Gundala’ sendiri diambil dari bahasa Jawa ‘Gundolo’ yang berarti petir.

Baca juga : Captain America, Superhero penderita Asma

Gundala Putera Petir, Superhero Lokal Paling Populer

Saking populernya Gundala, karakternya acap kali ‘dipinjam’ oleh komikus lain untuk muncul di komiknya (Cross-over). Hal ini (mungkin) disebabkan karena kemiripannya dengan The Flash dan latar belakang sejarahnya yang kuat.

Gundala pernah muncul bersama Godam muncul membantu Laba-Laba Maut dalam suatu pertempuran. Karakter Laba-Laba Maut merupakan ciptaan komikus Djoni Andrean. Dan beberapa kali muncul di komik-komik buatan komikus lokal sebagai cameo.

Akan Di-Filmkan oleh Joko Anwar

Rencananya, Gundala akan diangkat kelayar lebar oleh salah satu Sineas handal tanah air: Joko Anwar. Sementara sosok Sancaka akan diperankan oleh Abimana Aryasatya. Dilansir dari Lini masa Cinema 21, film Gundala akan tayang di bioskop pada29 Agustus 2019. Sebelumnya Gundala juga sempat dibuat versi live-actionnya pada tahun 1981, film tersebut disutradarai oleh Lilik Sudjio dan Teddy Purba memerankan sosok Sancaka/Gundala.

Menarik untuk ditunggu, apakah film Gundala karya Joko Anwar ini akan sesukses ‘Pengabdi Setan’ yang juga pernah di Remake oleh Om Joko. Yuk, share pendapat kalian di kolom komentar.

860 kali dilihat
Ads

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail